Wednesday, 26 June 2013

Ketika kera menggaruk kepala

http://dokumenrifky.blogspot.com/2013/06/ketika-kera-menggaruk-kepala.html

Al kisah seekor kera betina sedang risau dan gelisah. Bukan karna kekasihnya mendua atau meninggal dunia, dia resah sebuah gigitan nyamuk ditangannya. Si nyamuk tak diundang dan tak kenal perasaan telah meninggalkan sebuah tanda merah ditangan kera betina. Tanda tersebut diketahui setelah bangun tidur. Ternyata si nyamuk nakal memanfa'atkan ketiduran kera untuk kepentingan perutnya.

Kera betina sewot bukan kepalang. Ia kesal dan sebal namun si biang keladi kekesalan tidak nampak didepan mata. Gatal ditangan semakin menjadi. Si kera betina pun menggaruk kepala. Berkali-kali dia garuki kepalanya agar hilang gatal ditangan. Semakin lama garukan semakin ramai dan bertenaga. Tak terasa rambut kepala ikut menjadi korban garukan, tak terasa dia sudah berjam-jam menggaruk kepala namun gatal ditangan tidak juga hilang.

Si kera betina semakin sebal, garukan sudah tidak menggunakan tangan lagi, dia mengambi sebatang ranting untuk menggaruk, kepalanya lecet berdarah-darah namun gatal ditangan tidak juga hilang. Dia semakin menjadi, ranting disalahkan karna tidak bisa menyembuhkan. Ranting dikunyah hingga gusinya berdarah. Darah mengalir dari mulutnya, kera betina naik pitam, serpihan ranting diinjak-injak hingga kakinya terluka. Hilang sudah kesadarannya sisa ranting dia telan bulat-bulat.

Beberapa saat kemudian kera betina terkapar, merenggang nyawa sendirian.

naaahhhh sobat, siapa yang seperti kera tersebut? wkwkwk :D
kita sering banget tuuh ketika ada suatu masalah, kita malah menyalahkan orang lain, yang jelas-jelas letak kesalahan nya ada pada kita sendiri. Ketika kita mendapatkan nilai yang jelek, kita malah menyalahkan gurunya. ngikutin sebuah organisasi, terus kecapean, malah nyalahin gara gara ngikutin organisasi. Siapa coba yang seperti itu? seperti nya ane tuuh. hehe

Seperti halnya si kera betina, ia menggaruk kepalanya sampai berdarah-darah agar menghilangkan gatal ditangannya, kalau si kera berfikir menggaruk letak gatalnya maka masalahnya pun cepat selesai gak bakal merenggut nyawanya sendiri. Nahhh sobat, kalo kita mendapat masalah, kita cari dulu letak permasalahannya dimana, agar masalah tersebut cepat selesai, tanpa harus menyalahkan orang lain, padahal kesalahan itu ada pada diri kita sendiri.

sumber dari buku jemput surgamu.
ituu hanya sebuah cerita saja, kita petik pelajaran yang terdapat di cerita kera tersebut. 
masih banyak loh cerita inspiratif lainnya. Baca lagi yang lainnya, kisah inspiratif



Translate