Wednesday, 19 June 2013

Perjalanan di kereta api

loooh emang kenapa ya di perjalanan di kereta api??
gak ada apa apa siiih, gue mau berbagi cerita aja.

tau gak siiihh, gue ituu baru satu kali naik kereta loooh, gue naik kereta dari tasik ke jakarta ketika liburan semester 2. gilaa gue penasaran banget mau nyobain naik kereta. dan akhirnya keinginan gue terwujud. pada tgl 17 juni kemaren gua mencob naik kereta dari tasik ke jakarta. gue berangkat dari tasik jam 20.26. gue nunggu tuh kereta 1 jam sebelum pemberangkatan, takut ketinggalan.

Ketika suara kereta terdengar dari kejauhan, gue gak sabaran banget mau naikin tuuh kereta. yaaa gue sihh cuma naik yang ekonomi aja, yang murah meriah. okee, gue pun naek ke kereta sama temen gue. gue pun mengeluarkan tiketnya dan melirik kanan dan kiri mencari tempat duduk yang tlah gue carter. gue pun langsung duduk di korsi yang tlah disediakan. gue sih naek kereta gak sendirian ada 2 temen gue yang ikut nemenin perjalanan gue. didepan gue ada bapak" dan ibu" dan seorang anak laki"nya. disamping gue ada bapak"dan ibu" juga 2 orang anak perempuannya. mereka tersenyum ke gue.



kereta pun berangkat, pelan langsung kebut. gue jadi kayak orang gila senyum" sendirian karna gue seneng banget bisa naek kereta, ini pertama kalinya gue naek kereta. kereta yang gue taiki siih cuma ekonomi, yaa biasa lahh gak bagus" amat siih, bau yang beraneka rasa kotor juga berisik, didalem kereta itu sih ada ac tapi gak dinyalain ac nya. udah mah panas. tapi gak papalah yang penting gue bisa ngerasain naek kereta.

Disepanjang perjalanan gue merhatiin ibu"dan anak laki"nya yang membuat gue nangis terharu. Ibu itu penuh kasih sayangnya memangku kepala anaknya di paha ibunya, anak itu tertidur pulas disepanjang perjalanan, Ibunya mengsap kepala anak nya hingga tertidur. setiap kali anak itu bergerak ibunya terbangun dari tidurnya hanya untuk mengusap kepala anak nya lagi agar anaknya tertidur kembali. Ibunya mengelapkan keringat yang membasahi anaknya. tanpa mengeluh ibu itu bersabar dan penuh ikhlas demi anaknya. Anak itu tertidur di pangkuan paha ibunya dari pemberangkatan sampai pemberhentian di jakarta kota. Sesampai di tujuan anaknya terbangun dan ibunya tersenyum padanya dan berkata "nak, sudah sampai, ayoo kita turun".
kaki ibu itu keram dan pegal tapi ia tetap berjalan tanpa mengeluh.

Subhanallah sangat mengharukan kasih sayang seorang ibu pada anaknya disepanjang perjalanan kereta api. berbuat baiklah pada kedua ortu kita :)

Okee itulah cerita ku apa ceritamu :D

Translate